Jumat, 30 Maret 2012

Sebuah Perjalanan


Sebenarnya mula-mula aku hanya ingin mampir sebentar, menghirup udara segar.
Namun, entah dari telur mana tahu-tahu aku sudah ditetaskan disebuah sungai jernih, deras, tak punya kesempatan memilih nasib..

Untungnya, aku bertemu banyak teman; cericit burung dan daun pisang, pawai batang bambu, saling mengisi
Sesekali aku menyelusup di antara cericik air dan bebatu, tempat aku dan kekasihku bertemu.

Ya, kami mulai bersepakat mengasihi mungkin sama artinya dengan menyakiti?!
Itu benar, tapi apa mau dikata, air mengalir dengan sendirinya, membentur dan memecah batu pula dengan sendirinya, tak ada yang ikut campur.. Semua berjalan secara kudrati.
Kami mulai bersiasat, bercinta dan membuat luka, berjanji hidup untuk mati, dan mati untuk hidup.

Hingga suatu hari ia menghilang, meninggalkan pesan pada hujan
Jangan menunggu atau mencoba menerkaku, kita lupa satu hal, aku bukan milikmu, sayangku!

Hari demi hari menjelma janji, aku merasa begitu sepi, kala sang waktu, kekasihku memasang jarak teramat jauh.. Bahkan teramat jauh dari batas pandanganku.

Oleh karenanya, wajar jika kuputuskan mengelana menyusul makna, mencari kebebasan yang mungkin di dapat lewat pilihan.

Aku mau pergi, mengenal alasan hidup lebih dalam!
Meski kutahu, waktu adalah sebuah perjalanan panjang yang menyesatkan.

Aku diberi nama salmon, sudah ada selembar kontrak hitam di atas putih bagi kehidupan, oleh sebab itu sepantasnya ini terjadi.
Di deras arus aku menjemput maut, ku cari kekasih untuk berbagi, namun saat telah kudapati ia luput dihisap riak

Ah, andaikan kamu tahu telah kubawa nafasmu berkilo-kilo meter bersama harap dan mimpi terdalam, mungkin disamudera ini aku tak harus karam.

Sebab kekasih, aku lelah menawar harga dunia, di samudera arus sangat karam, aku dibuat luka, aku ingin kembali ke muara.. 
Tempat dulu kita pernah jatuh cinta, melahirkan lembar-lembar baru, menetaskan telir-telur baru.

Dimana mutlak ruang bagi waktu dan waktu padu untuk rindu
Dan aku tak perlu tahu, bahwa kau tak sepenuhnya milikku....
»»  Baca Lengkap...

Rabu, 28 Maret 2012

Tertawan Cinta


Ya Allah……………

Jika cinta adalah ketertawanan
Maka tawanlah aku
Dengan cinta kepada-Mu
Agar tak ada lagi
Yang dapat menawanku
Selain Engkau

Ya Allah……………..

Jika rindu adalah rasa sakit
Yang tak dapat menemukan muaranya
Maka penuhilah rasa sakitku
Dengan rindu kepada-Mu
Dan jadikanlah kematianku
Sebagai muara pertemuanku
Dengan-Mu

Ya Allaah……………..

Hatiku hanya cukup
Untuk satu cinta
Jika aku tak dapat mengisinya
Dengan cinta kepada-Mu

Akan kemanakah kupalingkan
Wajah ini dari-Mu ?
………………... . . . .. . . .. . 

Dulu, entah kapan... Ditemani semilir angin malam, rintik gerimis... 
Dan semua celoteh dunia, tentang Cinta
»»  Baca Lengkap...