Kamis, 14 Maret 2013

Warkah Cinta: Sinema Malaysia yang Penuh Makna dan Membangun Jiwa

Amir Mukhlis adalah santri tahfidz di Ma’had Tahdidz Al-Qur’an dan ditakdirkan untuk berkenalan dengan Wardah seorang akhwat pelajar Madrasah Na’im Lilbanat dalam satu sesi pertemuan yang membahas pembuatan majalah sekolah. Amir dibesarkan dalam keluarga yang subur atmosfer Islam. Beliau dididik dan dibesarkan oleh ibu-bapak yang faham dasar-dasar agama dengan baik. Sedangkan Wardah berasal  dari keluarga yang “tidak harmonis” disebabkan bapaknya mempunyai beberapa karakter yang negatif. Bapak Wardah adalah seorang matrealistik, penjudi dan tidak menyukai hal-hal berbau agama. Dia juga tidak mau Wardah meneruskan belajar di Universitas Kairo Mesir selepas lulus SPM (Di Indonesia UN). Bapaknya beranggapan wanita tidak harus belajar banyak dan hendak menjodohkan Wardah dengan Shamsul, yang pernah menjalin hubungan asmara dengan Wardah namun Wardah memutuskan hubungan itu disebabkan Shamsul memiliki peranggai buruk dan jauh dari nilai-nilai Islam.

Dari konflik keluarga itulah Wardah senantiasa mencari lelaki ideal yang sesuai untuk dijadikan sandaran (Suami). Akhirnya pertemuan dengan Amir membuahkan cetusan rasa kagum dalam diri Wardah. Wardah mengambil langkah pro aktif dengan meminta sepupunya Rahim, yang adalah teman Amir di Ma’had Tahfidz. Wardah mencoba mencari perhatian dan cinta dari Amir melalui Warkah (Surat) Cinta yang dikirimkannya via Rahim. Namun Amir tidak mau memberikan respon. Dia bersikap tidak ingin menjalin Cinta demi menjaga Kesucian Agama dan Status penghafal Al-Qur’an. Dia juga sudah berjanji hanya akan meluahkan rasa Cinta dan Sayang pada wanita yang sah sebagai Istrinya.

Bagaimana Cerita detail dari Sinema Drama Warkah Cinta ini.
Kawan-kawan bisa menonton ataupun mendownloadnya melalui Youtube.
Ada 12 Episode dengan masing-masing Episode berdurasi 40 Menit.
Insya Allah Film ini dapat memberikan manfaat kesejukkan jiwa bagi penontonnya, dan juga akan menggoda air mata lewat kisah Cinta yang haru biru antara Wardah dan Amir.
Pesan saya, jangan diloncat-loncat ya nontonnya. Hilang rasa asyik dan makna yang ada di dalamnya jika diloncat. Karena dialog-dialog dalam Film ini juga banyak mengandung nasehat untuk diri kita.
Well, Happy Watching  dan...... Siapkan tissu ya :D
Episode 1
 
Episode 2
Episode 3 Episode 4 Episode 5 Episode 6 Episode 7 Episode 8 Episode 9 Episode 10 Episode 11 Episode 12




»»  Baca Lengkap...