-=Sebuah Tulisan dari Mbak Helvy Tiana Rosa=-
Waktu itu tahun 1987. Saya berkesempatan mewakili sekolah dalam Temu Diskusi
Pelajar SLTA se Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi, untuk membahas masalah
narkotika dan penanggulangannya.
Diskusi dibagi dalam beberapa kelompok.
Tiap kelompok berisi sepuluh pelajar. Saya beruntung bisa berada dalam kelompok
diskusi yang hebat. Rekan-rekan diskusi saya semua sangat periang, humoris tapi
juga 'berisi.' Bukan hal aneh, sebab kebanyakan dari mereka peraih ranking I di
sekolah masing-masing.
Setelah salat Dzuhur, kami makan siang. Paket
nasi, lauk, sayur dan buah ditaruh dalam dus. Kami diminta makan siang bersama
kelompok diskusi masing-masing. Saya melihat Toto (bukan nama sebenarnya) dari
sbuah SMU di Jakarta Timur, ketua kelompok diskusi kami, tidak makan.
"Mengapa tidak makan, To? Kamu nggak lapar?"
Dia tersenyum.
"Makasih."
"Kamu puasa, ya?' tebak saya.
Ia mengangguk.
"Hari Rabu begini?"
Ia mengangguk lagi. "Jatah saya dibawa
pulang."
Semua asyik makan dan tak lagi mempedulikan Toto.
"Wah,
saya kenyang nih, nasinya kebanyakan...," suara seorang teman lelaki kami.
"Ya, gue juga nggak habis nih!" timpal yang lain.
Sari dari SMA
1, yang duduk di samping saya juga tak menghabiskan makannya. Lalu tiba-tiba
saya juga merasa sangat kenyang.
Selesai makan kami menaruh kardus sisa
makanan di kolong meja masing-masing dan bersiap-siap mengikuti ceramah di ruang
utama.
Karena notes saya ketinggalan, setengah berlari saya pun kembali
ke ruang diskusi ditemani Sari.
Saya hampir tak percaya dengan apa yang
kami lihat di ruang diskusi. Tak ada siapa pun. Hanya Toto yang sedang melongok
meja kami masing-masing dan mengeluarkan kardus sisa makanan kami semua. Saya
menatapnya tak mengerti. Dan sebelum saya bertanya, Toto tersenyum, setengah
menunduk.
"Untuk adik-adik di rumah, ...mereka pasti gembira...."
Saya tak sanggup berkata sepatah pun. Sari menggigit bibirnya sendiri.
Sesuatu yang pedih merembesi relung-relung batin kami. Hanya mata ini yang
semakin berkaca-kaca.
0 komentar:
Posting Komentar